
Rembulan menerbangkan rindu
jauh menjelajahi langit cinta,
menyusuri jejak penghambaan
Mengeja rindu
mencatat namamu di bayang rindu dendam,
pada memori di hatiku
Membaca hujan
menyeruak pada ingatan
menemukanmu, mendukung dan mencintaimu.
Mencintaimu sepenuh rasa
cintaku kepada pemilik bumi dan Arasy
sampai menjadi halal bagi hidup
menunggu dan menyimpannya pada ingatan
Pasti ada masa baik
saat kutemukan sebuah saja pada pemilik cinta
walau bukan kau, jagad perempuan!
Malam menggelapkan hati dan mata
singgah dan menghapus tujuan
membiarkan dingin, sunyi dan sepi menjadi saksi
Laksana debur ombak mengenangmu
menggenapi jiwa menyebut Asmamu
buih dosa berlari bersama rindu menggapaimu
Ya Allah kami,
legam hati menyusupi jiwa
menangis di pelukan asa cinta
menapaki cahaya pada pengampunanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar