Pertama
Anas bin Malik Ra. menuturkan bahwa Nabi Saw pernah bersabda:
"Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang, Dia (Allah) akan memperlakukannya (dengan baik pula)". Ditanyakan: "Bagaimana Dia (Allah) memperlakukannya?” Beliau menjawab: "Dia (Allah) menuntunnya untuk berbuat amal shalih sebelum kematiannya" (HR. Turmudzi dan Al Hakim).
Kedua
'Amr ibn al-Hamq menuturkan bahwa Rasulullah Saw bersabda:
"Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia (Allah) akan memberi kehormatan baginya". Ditanya: "Bagaimana Dia (Allah) memberikan kehormatan”, tanya para sahabat. Beliau menjawab: "Dia (Allah) menuntunnya untuk berbuat amal shaleh ketika mendekati ajalnya sehingga para tetangganya meridhoinya" (HR. Ahmas dan Al-Hakim).
Ketiga
Dalam sebuah hadits marfu, A'isyah Ra meriwayatkan bahwa Rasullullah Saw, bersabda sebagai berikut:
"Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia akan mengirimkan utusan sejumlah malaikat kepadanya sebelum kematiannya, yang akan meluruskannya sehingga ia meninggal dalam sebaik-baiknya keadaan”. Orang-orang lalu berkata: "Si Anu meninggal dalam keadaan yang paling baik".
Keempat
Dalam hal ini, sebagian Ulama mengatakan: Beberapa faktor yang menyebabkan akhir yang buruk (Su'ul khatimah) ada 4 (empat):
1. Mengabaikan kewajiban shalat.
2. Minum minuman keras (Khamr).
3. Durhaka kepada kedua orang tua.
4. Menyakiti orang lain (siapa saja dari manusia dan kaum Muslimin).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar