Kamis, 14 Oktober 2010

Khusnul atau Su'ul Khatimah

Pertama

Anas bin Malik Ra. menuturkan bahwa Nabi Saw pernah bersabda:

"Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang, Dia (Allah) akan memperlakukannya (dengan baik pula)". Ditanyakan: "Bagaimana Dia (Allah) memperlakukannya?” Beliau menjawab: "Dia (Allah) menuntunnya untuk berbuat amal shalih sebelum kematiannya" (HR. Turmudzi dan Al Hakim).


Kedua

'Amr ibn al-Hamq menuturkan bahwa Rasulullah Saw bersabda:

"Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia (Allah) akan memberi kehormatan baginya". Ditanya: "Bagaimana Dia (Allah) memberikan kehormatan”, tanya para sahabat. Beliau menjawab: "Dia (Allah) menuntunnya untuk berbuat amal shaleh ketika mendekati ajalnya sehingga para tetangganya meridhoinya" (HR. Ahmas dan Al-Hakim).

Ketiga

Dalam sebuah hadits marfu, A'isyah Ra meriwayatkan bahwa Rasullullah Saw, bersabda sebagai berikut:

"Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia akan mengirimkan utusan sejumlah malaikat kepadanya sebelum kematiannya, yang akan meluruskannya sehingga ia meninggal dalam sebaik-baiknya keadaan”. Orang-orang lalu berkata: "Si Anu meninggal dalam keadaan yang paling baik".

Keempat

Dalam hal ini, sebagian Ulama mengatakan: Beberapa faktor yang menyebabkan akhir yang buruk (Su'ul khatimah) ada 4 (empat):

1. Mengabaikan kewajiban shalat.

2. Minum minuman keras (Khamr).

3. Durhaka kepada kedua orang tua.

4. Menyakiti orang lain (siapa saja dari manusia dan kaum Muslimin).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar